New York: Puluhan imigran Mesir memblokade jalan perkampungan Mesir di New York, Amerika Serikat, Jumat (11/2) waktu Amerika. Mereka memperingati tumbangnya Presiden Hosni Mubarak dengan bahagia.
Warga pendatang berteriak-teriak di jalanan. Praktis Bendera Mesir mewarnai perkampungan imigran. Mereka tetap bangga menjadi bagian Bumi Seribu Piramid sekalipun harus meninggalkan negara itu.
Seorang demonstran menyuarakan tanggapan berbeda. Menurut ia, Presiden AS Barack Hussein Obama tidak berperan apa-apa terhadap lengsernya Mubarak. Selama 30 tahun Barry dan AS dianggap diam saja menyaksikan kekejaman Mubarak. Menurut ia, AS cuma menonton dari Gedung Putih di Washington DC.
Lebih dua pekan sebelum Mubarak tumbang, Negeri Paman Sam berupaya mencari jalan tengah mengatasi krisis di Mesir. Kendati akhirnya ikut menekan Mubarak, pertimbangan sekutu utama Mesir berpuluh-puluh tahun itu lebih pada dampak gejolak politik Mesir belakangan.
Pun pada akhirnya Barry cuma bilang, tumbangnya Mubarak sebagai saksi sejarah dunia. Bagi ia, perjuangan Mesir mengilhami Amerika Serikat.

0 comments:
Post a Comment