Pages

8/19/2010

Kasus Pelecehan Paskibra DKI Diserahkan ke PPI

JAKARTA- Penyelesaian kasus pelecehan seksual yang menimpa 14 perempuan pasukan pengibar bendera (Paskibra) tingkat Provinsi DKI akan diserahkan kepada organisasi Purna Paskribra Indonesia (PPI).

Namun detail kronoligis kasus dan siapa saja oknum yang terlibat, tengah diseliki PPI bekeja sama dengan Dinas Olahraga dan Pemuda (Diorda) DKI.

''Masih dalam proses investigasi. Soal sanksi nanti organisasi Paskibra dan Dinas Olah Raga dan Pemuda DKI yang bisa memberikan peringatan keras terhadap oknum tersebut yang terlibat,'' ujar Ketua Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Firmansyah di Jakarta, Rabu (18/8).

Firmansyah mengatakan, kasus pelecehan itu bermula dari laporan para orangtua Paskibra. Saat putri mereka menjalankan orientasi di Cibubur, Jakarta Timur, dari 2-6 Juli 2010. Saat itulah terjadi pelecehan seksual.

Setelah itu, pasukan Paskibra tingkat Provinsi DKI dikarantina di Pusat Perpustakaan Nasional, Jl Medan Merdeka Selatan, dari 13-17 Agustus 2010. Selanjutnya mereka memenuhi tugas menaikkan bendera pada 17 Agustus 2010 di Balai Kota DKI.

Laporan orangtua Paskibra itu putrinya menerima perlakuan tidak senonoh dari seorang oknum Paskibra senior.

''Ke-14 anggota Paskibra ini diminta berlari dari ruang barak menginap tim Paskibra DKI menuju kamar mandi dengan posisi telanjang badan. Jarak antara barak menuju kamar mandi dalam satu lokasi ruangan sekitar 10 meter,'' kata Firmansyah.

''Barak itu khusus putri dan yang melakukan perintah itu juga instruktur putri, satu orang, senior Paskibra tahun sebelumnya,'' ujar Firmansyah.

Dia menegaskan, tidak ada oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) terlibat dalam kasus ini, sehingga penyelesaian kasus ini akan dilakukan melalui jalur organisasi PPI. (Ssr/OL-9)

0 comments:

Post a Comment

Tech for Future

Game & Gadget blog

Vacancy