Pages

9/05/2010

- 10 Hari, Penukaran Duit untuk Lebaran di BI Mataram Rp 16 Miliar

Warga menukarkan uang di mobil penukaran uang Bank Indonesia di Jakarta, (22/7).

Mataram - Penukaran uang nominal kecil untuk keperluan Lebaran di Bank Indonesia Mataram, NTB, meningkat pesat selama Ramadan kali ini. Hanya dalam waktu 10 hari sampai Kamis (26/8), permintaannya mencapai Rp 16,15 miliar.
Padahal sebulan penuh pada Ramadan tahun lalu hanya Rp 17 miliar. Bank Indonesia Mataram menyiapkan layanan sesuai permintaan warga. Kalau selama ini hari Jumat dan akhir bulan tidak melayani penukaran, maka untuk keperluan Lebaran tetap dilayani.

Kalau semula pada hari awal Ramadan hanya dua loket yang dibuka di Bank Indonesia Mataram untuk pelayanan penukaran uang, kini sudah menambah menjadi tujuh loket. Bahkan, dibuka satu loket khusus untuk manula (manusia usia lanjut) dan wanita hamil. ‘’Berapa pun yang dibutuhkan akan digelontorkan,’’ kata Pemimpin BI Mataram Muhammad Junaifin didampingi Deputi BI Mursan Sumardani dan Juru bicara BI Mataram Thommy Andriyas, Senin (30/8).

Menurut Mursan, pecahan uang terbanyak yang diberikan kepada penukar adalah nominal Rp 10 ribu sebanyak Rp 4,8 miliar, nominal Rp 5 ribu sebanyak Rp 3,974 miliar dan nominal Rp 20 ribu sebanyak Rp 2,4 miliar. Kalau dilihat lembarannya yang diberikan kepada penukar sebanyak Rp 1,3 miliar. Rabu (25/8) lalu, penukaran dilakukan oleh 450 orang sebanyak Rp 4,6 miliar.

Seorang guru Taman Kanak-Kanak asal Lombok Timur Hajah Fikriah mengaku menukarkan uang kecil nominal Rp 1.000, Rp 2.000 dan Rp 5.000. ‘’Untuk keperluan pemberian sedekah kepada keluarga sendiri di kampung,’’ ujarnya. Untuk mendapatkan penukaran uang tersebut, ia menunggu sejak pukul 7.30 dan beres pukul 10.20 WITA.

Seorang warga lainnya, Yasar yang tengah menunggu giliran dipanggil kasir akan menukar uang sebanyak Rp 2,5 juta. ‘’Untuk keperluan sedekah uang recehan Rp 1.000 – Rp 5.000. ‘’Kalau di sini uangnya baru gres,’’ ucap Yasar.

Sebanyak 20 kantor cabang bank umum juga memberikan pelayanan tukar uang namun kenyataannya lebih banyak warga yang datang ke Bank Indonesia Mataram.

0 comments:

Post a Comment

Tech for Future

Game & Gadget blog

Vacancy