Pages

8/19/2010

Perampokan Bank Niaga Mirip dengan Bank Lippo

MEDAN - Peristiwa perampokan Bank CIMB Niaga Cabang Aksara di Jalan AR Hakim, Medan, Sumatera Utara, hampir serupa dengan kasus perampokan Bank Lippo di Jalan Dr Mansyur, Medan, pada 2003 lalu.

Pelaku dalam kedua kasus perampokan tersebut menggunakan senjata api yang kemudian menewaskan sejumlah korban.

Pelaku perampokan Bank Lippo yang terjadi pada Mei 2003 itu menewaskan dua karyawan bank swasta tersebut, yakni Eddy Riansyah (44) yang merupakan sopir dan satpam Syamsuddin (43). Sedangkan seorang lainnya mengalami luka tembak.

Korban ditembak oleh para pelaku di halaman bank tersebut saat akan menyetorkan uang tunai ke mesin ATM bank yang berada di depan Kampus Universitas Sumatera Utara itu. Sejumlah warga sempat melihat kejadian tersebut. Namun, mereka tidak berani bertindak karena pelaku mengacungkan pistol.

Komplotan perampokan itu sendiri mengendarai dua sepeda motor Yamaha RX King, serta menggunakan helm dan rompi warna hitam. Dalam peristiwa itu, pelaku menggunakan pistol jenis Revolver, diketahui dari peluru yang ditembakkan setelah diteliti di Laboratorium Forensik.

Setelah berhasil merampas tas berisi uang yang dibawa karyawan Bank Lippo itu, pelaku pun kabur menggunakan sepeda motor Yamaha dengan nomor palsu tersebut. Uang tunai sebanyak Rp113 juta itupun berhasil dibawa kabur oleh para pelaku.

Sementara itu, dalam kasus perampokan Bank CIMB Niaga Cabang Aksara, pelaku juga berkomplot dengan mengendarai sepeda motor. Pelaku yang diduga berjumlah 16 orang itu mengendarai delapan sepeda motor.

Tiba-tiba sejumlah pelaku memasuki bank tanpa melepas helm yang mereka pakai. Sedangkan yang lainnya menunggu di luar bank. Pelaku kemudian menembak dua petugas yang berjaga di bank tersebut menggunakan senjata laras panjang dan senjata genggam.

Salah satu korban meninggal dunia di TKP, yakni Briptu Immanuel Simanjuntak (28). Anggota Detasemen C Satuan Brimob Polda Sumut tersebut tertembak pada dadanya sebanyak tiga kali.

Sedangkan, satu korban lainnya, satpam M Fahmi (35) mengalami kritis setelah tertembak pada bahu kanannya. Korban pun terpaksa harus menjalani perawatan intensif di RSU Permata Bunda, Jalan Sisingamangaraja, Medan.

Dalam perampokan ini, uang tunai sekitar Rp200 juta berhasil digondol oleh para pelaku. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memburu para tersangka.
(lam)

0 comments:

Post a Comment

Tech for Future

Game & Gadget blog

Vacancy